Selasa, 01 Oktober 2013

Kamis, 12 September 2013

Budiday dan Cara2 menanam Jamur Tiram

PERAWATAN BAGLOG JAMUR TIRAM

baglog jamur tiram

CARA MERAWAT BAGLOG MENJELANG PANEN PERTAMA


Setelah anda siap dengan persediaan baglog baik dari pembuatan anda sendiri, maupun dengan membelinya dari orang lain maka langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah :
1- penataan baglog pada rak dalam ruangan spawning
Tata dengan baik baglog diatas rak-rak yang sudah anda sediakan.
2- Penyiraman atau pengkabutan baglog sebelum membuka tutup
Baglog yang belum dibuka penutupnya siram atau kabut permukaan baglog dengan menggunakan selang atau sprayer pompa manual selama 2 hari berturut-turut,dengan minimal 3 kali sehari,tetapi jika suhu terlalu panas maka dapat dilakukan sampai 4 kali sehari.
3- Pembukaan cin-cin dan kertas penutup baglog
Setelah 2 hari, baglog yang sudah disiram dibuka cin-cin dan kertas penutup baglog, setelah keduanya terlepas lalu gulungkan plastik ujung baglog agar permukaan media tanam terbuka lebar, sehingga jamur dapat tumbuh dengan bebas
4- Penyiraman atau pengkabutan baglog setelah pembukaan tutup
Penyiraman atau pengkabutan pada baglog yang sudah dibuka tutupnya tidak berbeda pada penyiraman atau pengkabutan sebelum tutup baglog dibuka,,
Setelah usia baglog beberapa hari terhitung setelah pembukaan tutup baglog, maka bibit jamur dalam baglog akan mulai tumbuh dan membentuk daun/tiram jamur,.
Dan setelah 24 jam jamur akan membesar maksimal, artinya jamur siap dipanen.

CARA MERAWAT BAGLOG MENJELANG PANEN KEDUA



Setelah panen pertama maka langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah :
1- menutupn baglog dan membalikan posisi
Setelah panen pertama selesai maka lipat kembali plastik baglog sehingga permukaan baglog tertutup kembali, kemudian rubah posisi baglog 180°, dengan posisi kepala baglog berada dibawah, selama 3 sampai 4 hari, selama proses ini baglog cukup disiram 1 kali dalam sehari.
2- perubahan kembali posisi baglog
Setelah 3 sampai 4 hari dalam proses pembalikan baglog, lalu baglog kembalikan keposisi awal lalu kemudian lipat kembali plastik dikepala baglog sehingga kepala baglog terbuka kembali, dan lakukan penyiraman atau pengkabutan 3 sampai 4 kali sehari.

CARA MERAWAT BAGLOG MENJELANG PANEN KETIGA



Setelah panen kedua maka langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah :
1-Buka lipatan plastik pada kepala baglog, kemudian potong ujung plastik pas diujung permukaan media tanam.
2- Kemudian lakukan penyiraman 3 sampai 4 kali sehari
Stelah selama 6 sampai 7 hari kecambah jamur kembali tumbuh, dan siap panen setelah 24 jam terhitung dari mulai kecambah tumbuh.

CARA PERAWATAN MENJELANG PANEN KEEMPAT


Setelah proses panen ketiga selesai langkah yang harus anda lakukan adalah:
1- Lakukan pengirisan dengan pisau cutter pada permukaan kepala baglog, setebal kurang lebih 3 sampai 5 mm
2- Setelah itu lakukan kembali penyiraman 3 sampai 4 kali sehari

CARA MEMANEN JAMUR


Jamur tiram yang sudah siap dipanen biasanya bergerombol dalam satu rumpun generasi, dan biasanya jamur yang tumbuh didak merata , ada yang berukuran n besar dan kecil, akan tetapi dalam memenen jamur ini harus mengambil semua rumpun tersebut, dengan cara mengelupas bonggolnya sehingga terkelupas dari madia tanam, dan jika hanya sebagian saja yang di petik maka sisa jamur yang lainnya dalam rumpun tersebut akan layu dan mati.
Cara memenen ini berlaku dalam proses panen 1,2,3, dan 4.

CATATAN
1-Pada umumnya hasil panen ke 1 ke 2 dan seterusnya akan mengalami penurunan bobot hasil panen
2-Pada umumnya baglog berkapasitas 4 kali panen, akan tetapi terkadang ada yang masih bisa sampai penen ke 5, hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
-perawatan yang sangat teliti
-kualitas kandungan nutrisi dalam baglog
3-setelah baglog tidak produktif lagi maka baglog tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk

Rabu, 11 September 2013

Pola Baju

Cara gampang membuat pola baju

Memasuki bulan Ramadhan, maka orang bersiap-siap beli baju atau bikin baju. Beli baju paling gampang, karena tinggal pilih yang mana suka. Bikin baju perlu waktu, apalagi menjelang puasa dan lebaran. Meski orang malas ke tukang jahit, tapi tetap saja tukang jahit menolak order menjelang bulan puasa.

Nah, bagaimana kalau ingin buat baju sendiri, tapi tukang jahit sudah penuh? Atau pengen coba2 desain baju sendiri, tapi males bayar tukang jahit, atau memang hobi kerajinan tangan, bikin-bikin sesuatu seperti saya? Tenaaaangggg. Ada cara mudah membuat baju sendiri dan hasilnya (mudah-mudahan) pas di hati. Kalau belum pas, coba lagi. Seperti pepatah, "alah bisa karena biasa".

Membuat baju pasti perlu pola. Ada banyak pola, tapi juga rumit dan lama buatnya. Saya sendiri bukan orang yang mahir bikin pola. Cara mudah membuat pola adalah "menjiplak baju yang ada".

Kalau baru mulai belajar menjahit, carilah baju blus yang modelnya sederhana. Jangan yang memakai kupnat atau macam-macam kerah. Kupnat adalah jahitan yang biasanya terdapat di bawah bagian dada blus wanita. Gunanya untuk membuat baju lebih pas di badan.

[Image: CIMG0035.JPG]

Setelah anda menemukan baju sendiri yang pas di badan, lipat dua baju tersebut memanjang. Lipat dengan rapi yah, temukan ujung dengan ujung, sehingga polanya benar-benar pas. Setelah itu, letakkan baju tersebut di atas koran.

Jiplak pola dengan hati-hati dengan menggunakan pensil. Jaga agar baju tidak bergeser, kalau perlu gunakan jarum pentul. Buat garis putus-putus dulu, jika agak sulit membuat garis lurus.

Pensil yang digunakan pensil biasa saja, yang sering digunakan untuk menulis. Asal jangan pensil berkode H, karena pensil H terlalu tipis dan biasanya digunakan untuk mengarsir gambar. Ada yang pakai pensil biru dan merah, seperti yang biasa digunakan tukang jahit beneran. Tapi gak usahlah. Kalau gak ada, jangan bikin kita repot dan malah menghilangkan mood.

[Image: CIMG0034.JPG]

Setelah baju diangkat dari koran, barulah garis-garis tersebut diperbaiki. Jangan sampai ada lekukan yang terlalu tajam, terutama untuk lengan, leher dan pinggang.

Saya buat dua pola bertumpuk. Pola depan dan belakang. Pola belakang, lengkungannya lebih tinggi daripada lengkungan kerah depan. Sebaiknya, untuk masing-masing pola dibuat pola tersendiri. Nah, mudahkan?

Kamis, 12 September 2013

Cara Menjahit Kain Flanel


Kamis, 12 September 2013

Teknik Budidaya Cabe


Budidaya Cabe - Budidaya Petani. Tanaman Cabe bisa ditanam di dataran tinggi maupun dataran rendah dgn  pH 5-6. Pada kesempatan kali ini blog budidaya petani akan menyajikan artikel mengenai Bagaimana Cara Budidaya Cabe ( Cabai ) yg mungkin dapat berguna. Tanaman Cabai banyak kendalanya terutama hama & penyakit. Bertanam cabe yg berhasil, akan meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi keluarga, sehingga harus mengetahui bagaimana "teknik budidaya cabe" dgn benar. Sebelum masuk ke bagaimana teknik dan cara budidaya cabe tdk ada salahnya mengetahui tentang apa saja kandungan cabe & apa saja manfaat cabe.

Kandungan Cabe
Adapun kandungan di dlm cabe yg dimaksud yaitu vitamin C & betakaroten (provitamin A). Dua kandungan cabe tersebut lebih daripada buah-buahan seperti nanas, semangka, mangga maupun pepaya.
Selain kandungan tersebut, cabe juga mengandung mineral. Kadar mineral di dlm cabe lebih tinggi daripada di dlm ikan segar. Utamanya kadar mineral berupa kalsium & fosfor.  Cabe memiliki jenis yg beragam, diantaranya cabe hijau, cabe rawit, cabe merah & sebagainya. Cabe hijau & paprika mengandung vitamin C lebih tinggi daripada jenis cabe lainnya.

Budidaya Cabe

Budidaya Cabe

Zat yg membuat cabai terasa pedas adalah kapsaisin . Zat tersebut tersimpan dlm urat putih cabai, tempat melekatnya biji. Kapsaisin ini bersifat stomakik. Maksud dari stomakik yakni dapat meningkatkan nafsu makan. Zat tersebut juga mampu merangsang produksi hormon endorphin sehingga kenikmatan rasa cabe dapat dimunculkan dengannya. Zat kapsaisin dlm cabe juga memiliki fungsi yg lain yaitu dapat mengencerkan lendir. Ketika lendir encer maka penyumbatan pada tenggorokan & hidung dapat terasa longgar. Sifat dari zat kapsaisin yaitu antikoagulan. Zat dlm cabe tersebut dapat menjaga darah supaya tetap encer & mencegah terbentuknya kerak lemak pada pembuluh darah. Hal tersebut juga dapat memperkecil kemungkinan menderita serangan stroke, jantung koroner & impotensi.
 

Teknik budidaya cabe terus dikembangkan seiring kemajuan teknologi di berbagai bidang & manfaatnya bagi kehidupan manusia. dlm dunia industri farmasi, cabe merupakan salah satu bahan campuran untuk pembuatan balsem, inhaler, & permen pengganti rokok. Sedangkan bubuk cabe juga bisa digunakan sebagai pengganti fungsi lada. Biasanya rasa yg dimiliki lada mampu memancing selera makan.

Cabe juga digunakan dlm pembuatan minuman ginger beer. Selain kegunaan tersebut, bubuk cabepun dapat dijadikan sebagai bahan obat penenang. Beberapa kandungan di dlm cabe memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Kandungan bioflavonoids yg ada di dlm cabe, selain dapat menyembuhkan radang akibat udara dingin, juga dapat menyembuhkan polio.

Manfaat Cabe

Berikut ini beberapa manfaat cabe yaitu:
  • Cabe dapat dimanfaatkan untuk meredakan pilek & hidung tersumbat . Alasannya yaitu karena kandungan kapsaicin di dalamnya yg dapat mengencerkan lendir. Lendir yg tersumbat dlm rongga hidung akan menjadi encer & keluar. Manfaat cabe ini berlaku pada penyakit sinusitis & juga batuk berdahak.
  • Cabe dapat memperkecil risiko terserang stroke, penyumbatan pembuluh darah, impotensi, & jantung koroner. Mengkonsumsi kapsaicin secara rutin maka darah akan tetap encer & kerak lemak pada pembuluh darah tdk akan terbentuk. Darah dapat mengalir dgn lancar.
  • Cabe dapat juga dimanfaatkan sebagai  antibiotik alami.
  • Cabe juga memberikan manfaat dlm meringankan keluhan sakit kepala & nyeri sendi.
  • Cabe dapat meningkatkan nafsu makan pengkonsumsinya. Penyebabnya adalah kapsaicin dapat merangsang produksi hormon endorphin. Hormon tersebut mampu membangkitkan rasa nikmat & kebahagiaan hingga nafsu makan menjadi bertambah.
  • Cabe dapat menurunkan kadar kolesterol.
  • Daun cabe bisa digiling untuk dibalurkan di daerah yg sakit ketika sakit perut & bisul.
  • Cabe menghasilkan vitamin C (lebih banyak daripada jeruk) & provitamin A (lebih banyak daripada wortel).
  • Cabe juga kaya akan kalsium & fosfor yg mengungguli ikan segar.
  • Cabe dapat menghilangkan rasa dingin pada tubuh. Caranya adalah dgn mengoleskan pada bagian yg terasa dingin.

Teknik Budidaya Cabe

Berikut ini adalah beberapa teknik budidaya cabe yg bisa Anda terapkan agar hasil produksinya memiliki kualitas yg bagus.

Persiapan Lahan

Hal yg cukup penting dlm teknik budidaya cabe adalah mempersiapkan lahan. Dlm hal ini Anda harus menyediakan sebidang tanah yg sudah dibuat bedengan. Bedengan adalah lahan yg sudah dibentuk seperti gundukan memanjang sebagai tempat menanam cabe. Tanah harus sudah diolah, yaitu digemburkan, diberi air & pupuk agar tanah bisa menjadi tempat tumbuh yg baik. Setelah itu lapisi bedengan dgn plastik khusus yg kemudian dilubangi sebagai tempat menanam benih cabe. Jarak antara satu cabe dgn yg lain adalah sekitar 50-70 cm.

Persiapan Bibit

Selain persiapan lahan hal yg dipersiapkan dlm teknik budidaya cabe  adalah memilih bibit yg bagus . Pilihlah bibit cabe yg berkualitas yg bisa Anda dapatkan pada penjual bibit-bibit tanaman yg sudah terpercaya.Bibit  cabe juga bisa diperoleh dgn cara mengambil biji dari cabe itu sendiri. Letakkan biji cabe tersebut pada sebuah polybag yg sudah diisi campuran tanah & pupuk kandang (satu polybag berisi satu biji cabe). Siram dgn air sedikit saja agar tanah tetap basah & lembab.
Setelah sekitar 20-30 hari, bibit cabe akan muncul & siap dipindahkan ke bedengan yg sudah disipakan sebelumnya.

Penanaman Cabe

Salah satu teknik budidaya cabe meliputi cara penanamannya. Pilihlah bibit cabe yg sehat dgn ciri-ciri berbatang kuat & memiliki daun sebanyak kira-kira 6 helai. Lepas plastik polybag & pindahkan bibit tersebut pada bedengan saat matahari tdk terlalu terik (lebih baik pagi atau sore). Bila bibit cabe sudah dipindahkan dlm lahan yg lebih luas, segera beri pupuk & air secukupnya.

Perawatan Cabe

Perawatan meliputi penyiraman, pemupukan, & juga pengendalian hama serta penyakit. Perawatan tanaman cabe adalah salah satu hal yg sangat penting dlm budidaya buah ini. Penyiraman bisa dilakukan sekali dlm sehari untuk menjaga tanah tdk kering, sedangkan pemupukan dapat dilakukan sekali dlm seminggu. Untuk hama, Anda bisa menggunakan obat atau pestisida yg bisa dibeli di toko-toko kimia.

Panen

Jika tanaman cabe sudah berbuah & cukup masak, segera petik buah tersebut pada pagi hari. Buah cabe yg bagus untuk dipanen adalah buah yg tdk terlalu muda tapi juga tdk terlalu matang. Sesudah dipetik, segera simpan cabe-cabe tersebut di tempat yg kering & sejuk.
Demikian artikel tentang Cara/ Teknik Budidaya Cabe, semoga bermanfaat.
http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/budidaya-cabe.html

Kamis, 12 September 2013

Penyebaran Islam di Kepulauan Indonesia



Penyebaran Islam di Kepulauan Indonesia
Penyebaran Islam di Kepulauan Indonesia - Agama Islam turun sebagai wahyu Ilahi kepada Nabi Muhammad pada abad ke-7. Setelah Nabi Muhammad dan para sahabat wafat, penyiaran agama Islam diteruskan oleh para wali, ulama, dan tokoh-tokoh pejuang Islam dari satu tempat ke tempat lain. 

Akhirnya, agama Islam berkembang ke seluruh dunia dan pada abad ke-13 Islam mulai masuk ke Indonesia, setelah agama Hindu mengalami kemunduran.

Agama Islam masuk dan berkembang di Nusantara secara damai. Ada beberapa sumber sejarah mengenai masuknya Islam di kepulauan Indonesia.

1. Abad ke-7 yang diberitakan dinasti Tang bahwa di Sriwijaya sudah ada perkampungan muslim yang mengadakan hubungan dagang dengan Cina.
2. Abad ke-11 adanya makam Fatimah binti Maimun yang berangka tahun 1028 di Leran, Gresik, Jawa Timur.
3. Abad ke-13 tepatnya tahun 1292 Marcopolo mengunjungi Kerajaan Samudra Pasai.

Berdasarkan berita dari Marcopolo pada tahun 1292 dan cerita dari Ibnu Batutah yang mengunjungi Kerajaan Samudra Pasai pada abad ke-14, maka diperkirakan agama Islam sudah masuk di Indonesia sejak abad ke-13. Di samping itu, batu nisan kubur Malik al Saleh yang meninggal tahun 1297 juga memperkuat bukti-bukti bahwa pada saat itu telah terdapat kerajaan Islam di Indonesia.

Ada beberapa pendapat mengenai asal mula Islam masuk ke Nusantara.

1. Islam berasal dari Arab. Hal ini sesuai berita dari dinasti Tang, pedagang Arab yang singgah di Sriwijaya untuk mengisi bahan bakar kemudian ke Cina.
2. Islam berasal dari Persia. Hal ini karena di Indonesia ada aliran tasawuf seperti di Persia (Iran).
3. Islam berasal dari India (Gujarat) dengan alasan unsur Islam di Indonesia menunjukkan kesamaan yang ada di India dan bentuk nisan Malik al Saleh menyerupai bentuk batu nisan di India. Selain itu, ada tokoh yang beralasan dari Gujarat. Kelompok ini dipelopori oleh Snouck Hurgronje dan diikuti oleh J.P. Moquute, R.A. Kern. Pendapat ini didasarkan pada:

a. akibat kemunduran dinasti Abbasiah Bagdad oleh Hulagu pada tahun 1258,
b. berita Marcopolo tahun 1292,
c. berita Ibnu Batutah pada abad ke-14,
d. nisan kubur Sultan Malik as Saleh yang berangka tahun awal Majapahit 1297,
e. kedatangan Islam hingga terbentuknya masyarakat muslim di Indonesia sejak abad ke-13 berdasarkan pada ajaran tasawuf yang berasal dari Persia.


1. Melalui perdagangan

Pedagang-pedagang muslim yang berasal dari Arab, Persia, dan India telah ikut ambil bagian dalam jalan lalu lintas perdagangan yang menghubungkan Asia Barat, Asia Timur, dan Asia Tenggara, pada abad ke-7 sampai abad ke-16. Para pedagang muslim yang akhirnya juga singgah di Indonesia ini, ternyata tidak hanya semata-mata melakukan kegiatan dagang.

Melalui hubungan perdagangan tersebut, agama dan kebudayaan Islam masuk ke wilayah Indonesia. Pada abad kesembilan, orang-orang Islam mulai bergerak mendirikan perkampungan Islam di Kedah (Malaka), Aceh, dan Palembang. 

Pada akhir abad ke-12, kekuasaan politik dan ekonomi Kerajaan Sriwijaya mulai merosot karena didesak oleh kekuasaan Kertanegara dari Singasari. Seiring dengan kemunduran Sriwijaya, para pedagang Islam beserta para mubalignya semakin giat melakukan peran politik dalam mendukung daerah pantai yang ingin melepaskan diri dari kekuasaan Sriwijaya. 

Menjelang berakhirnya kerajaan Hindu-Buddha abad ke-13 berdiri kerajaan kecil yang bercorak Islam, yaitu Samudra Pasai yang terletak di pesisir timur laut wilayah Aceh. Kemudian pada awal abad ke-15 telah berdiri Kerajaan Malaka. Sejak saat itu, Aceh dan Malaka berkembang menjadi pusat perdagangan dan pelayaran yang ramai dan banyak dikunjungi oleh para pedagang Islam dan penduduk dari berbagai daerah terjadi interaksi yang akhirnya banyak yang masuk Islam. 

Setelah pulang ke daerah asal, mereka menyebarkan agama Islam ke daerahnya. Agama dan kebudayaan Islam dari Malaka menyebar ke wilayah Sumatra Selatan, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Dalam suasana demikian, banyak raja daerah dan adipati pesisir yang masuk Islam. Contohnya, Demak (abad ke-15), Ternate (abad ke-15), Gowa (abad ke-16), dan Banjar (abad ke-16).

2. Melalui perkawinan

Para pedagang muslim yang datang di Indonesia, ada sebagian di antara mereka yang kemudian menetap di kota-kota pelabuhan dan membentuk perkampungan yang disebut Pekojan. Perkawinan antara putri bangsawan dan pedagang muslim akhirnya berlangsung. Perkawinan ini dilakukan secara Islam, yaitu dengan mengucapkan (menirukan) dua kalimat syahadat. Upacara perkawinan berjalan dengan mudah karena tanpa pentasbihan atau upacara-upacara yang panjang, lebar, dan mendalam.

Dalam Babad Tanah Jawi, misalnya, diceritakan perkawinan antara Maulana Iskhak dan putri Raja Blambangan yang kemudian melahirkan Sunan Giri, sedangkan dalam Babad Cirebon diceritakan perkawinan putri Kawunganten dengan Sunan Gunung Jati.

3. Melalui tasawuf

Tasawuf adalah ajaran ketuhanan yang telah bercampur dengan mistik dan hal-hal yang bersifat magis. Ahli-ahli tasawuf yang memberikan ajaran yang mengandung persamaan alam pikiran seperti pada mistik Indonesia–Hindu, antara lain, Hamzah Fansuri, Nuruddin ar Raniri, dan Syeikh Siti Jenar.

4. Melalui pendidikan

Pendidikan dalam Islam dilakukan dalam pondok-pondok pesantren yang diselenggarakan oleh guru-guru agama, kiai-kiai, atau ulama-ulama. Pesantren ini merupakan lembaga yang penting dalam penyebaran agama Islam karena merupakan tempat pembinaan calon guru-guru agama, kiai-kiai, atau ulama-ulama. Setelah menamatkan pelajarannya di pesantren, murid-murid (para santri) akan kembali ke kampung halamannya.

5. Melalui seni budaya

Dalam menyebarkan agama Islam, sebagian wali menggunakan media seni budaya yang sudah ada dan disenangi masyarakat. Pada perayaan hari keagamaan seperti Maulid Nabi, misalnya, seni tari dan peralatan musik tradisional (gamelan) dipakai untuk meramaikan suasana. Sunan Kalijaga yang sangat mahir memainkan wayang memanfaatkan kesenian ini sebagai sarana untuk menyampaikan agama Islam kepada masyarakat, yaitu memasukkan unsur-unsur Islam dalam cerita dan pertunjukannya. 

Senjata Puntadewa yang bernama Jimat Kalimasada, misalnya, dihubungkan dengan dua kalimat syahadat yang berisi pengakuan terhadap Allah dan Nabi Muhammad. Masyarakat yang menyaksikan pertunjukan Sunan Kalijaga akhirnya mengenal agama Islam dan tertarik ingin menjadikan Islam sebagai agamanya.

6. Melalui dakwah

Penyebaran Islam di Nusantara, terutama di Jawa, sangat berkaitan dengan pengaruh para wali yang kita kenal dengan sebutan wali sanga. Mereka inilah yang berperan paling besar dalam penyebaran agama Islam melalui metode dakwah.

Kamis, 12 September 2013

Love The way You Lie _ Rihanna

[Rihanna]Just gonna stand there and watch me burnBut that's alright because I like the way it hurtsJust gonna stand there and hear me cryBut that's alright because I love the way you lie, I love the way you lie, I love the way you lie
[Eminem]I can't tell you what it really isI can only tell you what it feels likeAnd right now it's a still night in my wind pipeI can't breathe but I still fight while can fightAs long as the wrong feels right it's like I'm in flightHigh off the law, drunk from my hate,It's like I'm huffing paint and I love it the more I suffer, I suffocateAnd right before I'm about to drown, she resuscitates meShe fucking hates me and I love it.Wait! Where you going? I'm leaving youNo you ain't. Come back we're running right back.Here we go againIt's so insane cus when its going good its going great.I'm superman with the wind at his backShes Louis Lane but when its bad its awful, I feel so ashamed I snapWho's that dude? I don't even know his nameI laid hands on him, I'll never stoop so low againI guess I don't know my own strength
[Chorus]
[Eminem]You ever love somebody so much you can barely breatheWhen you're with 'emYou meet and neither one of you even know what hit 'emGot that warm fuzzy feelingYeah, them those chills you used to get 'emNow you're getting fucking sick of looking at himYou swore you'd never hit him; never do nothing to hurt himNow you're in each other's face spewing venom in your words when you spit themYou push pull each other's hair, scratch claw hit himThrow him down pin himSo lost in the moments when you're in themIt's a race that's the culprit controls your boatSo they say you're best to go your separate waysGuess if they don't know you cus today that was yesterdayYesterday is over it's a different daySound like broken records playing over but you promised herNext time you show restraintYou don't get another chanceLife is no Nintendo gameBut you lied againNow you get to watch her leave out the windowI guess that's why they call it window pane
[Chorus]
[Eminem]Now I know he said things hit things that we didn't meanAnd we fall back into the same patterns same routineBut your temper's just as bad as mine isYou're the same as meBut when it comes to love you're just as blindedBaby, please come backIt wasn't you, baby it was meMaybe our relationship wasn't as crazy as it seemedMaybe that's what happens when a tornado meets a volcanoAll I know is I love you too much to walk away thoughCome inside, pick up your bags off the sidewalkDon't you hear sincerity in my voice when I talkI told you this is my faultLook me in the eye ballNext time I'm pissed, I lay my fist at the drywallNext time. There won't be no next timeI apologize even though I know its liesI'm tired of the games I just want her backI know I'm a liarIf she ever tries to fucking leave againIm'a tie her to the bed and set this house on fire
[Chorus]

Kamis, 12 September 2013

Budidaya Tanaman Buah Jambu Mete

Budidaya Tanaman Buah Jambu Mete - Budidaya Petani. Sebelumnya kita telah membahas mengeni cara budidaya buah jambu air, namun kali ini akan disajikan tentang "Budidaya Buah Jambu Mete".

1. SEJARAH SINGKAT JAMBU METE
Jambu mete merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari Brasil Tenggara. Tanaman ini dibawa oleh pelaut Portugis ke India 425 tahun yang lalu, kemudian menyebar ke daerah tropis dan subtropis lainnya seperti Bahana, Senegal, Kenya, Madagaskar, Mozambik, Srilangka, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Indonesia. Di antara sekian banyak negara produsen, Brasil, Kenya, dan India merupakan negara pemasok utama jambu mete dunia. Jambu mete tersebar di seluruh Nusantara dengan nama berbeda-beda (di Sumatera Barat: jambu erang/jambu monye, di Lampung dijuluki gayu, di daerah Jawa Barat dijuluki jambu mede, di Jawa Tengah dan Jawa Timur diberi nama jambu monyet, di Bali jambu jipang atau jambu dwipa, dan di Sulawesi Utara disebut buah yaki.

2. JENIS TANAMAN JAMBU METE

Jambu mete mempunyai puluhan varietas, di antaranya ada yang berkulit putih, merah, merah muda, kuning, hijau kekuningan dan hijau.

3. MANFAAT TANAMAN JAMBU METE
Tanaman jambu mete merupakan komoditi ekspor yang banyak manfaatnya, mulai dari akar, batang, daun, dan buahnya. Selain itu juga biji mete (kacang mete) dapat digoreng untuk makanan bergizi tinggi. Buah mete semu dapat diolah menjadi beberapa bentuk olahan seperti sari buah mete, anggur mete, manisan kering, selai mete, buah kalengan, dan jem jambu mete. Kulit kayu jambu mete mengandung cairan berwarna coklat. Apabila terkena udara, cairan tersebut berubah menjadi hitam. Cairan ini dapat digunakan untuk bahan tinta, bahan pencelup, atau bahan pewarna. Selain itu, kulit batang pohon jambu mete juga berkhasiat sebagai obat kumur atau obat sariawan. Batang pohon mete menghasilkan gum atau blendok untuk bahan perekat buku. Selain daya rekatnya baik, gum juga berfungsi sebagai anti gengat yang sering menggerogoti buku. Akar jambu mete berkhasiat sebagai pencuci perut. Daun Jambu mete yang masih muda dimanfaatkan sebagai lalap, terutama di daerah Jawa Barat. Daun yang tua dapat digunakan untuk obat luka bakar. 

Budidaya Tanaman Buah Jambu Mete

Budidaya Tanaman Buah Jambu Mete
Budidaya Tanaman Buah Jambu Mete
 
4. SENTRA PENANAMAN JAMBU METE
Tanaman jambu mete banyak tumbuh di Jawa Tengah (Jepara, Wonogiri), Jawa Timur (Bangkalan, Sampang, Sumenep, Pasuruan, dan Ponorogo), dan di Yogyakarta (Gunung Kidul, Bantul, dan Sleman). Di luar Pulau Jawa, Jambu mete banyak ditanam di Bali (Karangasem), Sulawesi Selatan (Kepulauan Pangkajene, Sidenreng, Soppeng, Wajo, Maros, Sinjai, Bone, dan Barru), Sulawesi Tenggara (Muna). dan NTB (Sumbawa Besar, Dompu, dan Bima).

5. SYARAT TUMBUH JAMBU METE

5.1. Iklim Yang Cocok Untuk Budidaya Jambu Mete
  • Tanaman jambu mete sangat menyukai sinar matahari. Apabila tanaman jambu mete kekurangan sinar matahari, maka produktivitasnya akan menurun atau tidak akan berbuah bila dinaungi tanaman lain.
  • Suhu harian di sentra penghasil jambu mete minimun antara 15-25°C dan maksimun antara 25-35°C. Tanaman ini akan tumbuh baik dan produktif bila ditanam pada suhu harian rata-rata 27°C.
  • Jambu mete paling cocok dibudidayakan di daerah-daerah dengan kelembaban nisbi antara 70-80%. Akan tetapi tanaman jambu mete masih dapat bertoleransi pada tingkat kelembaban 60-70%.
  • Angin kurang berperan dalam proses penyerbukan putik tanaman jambu mete. Dalam penyerbukan bunga jambu mete, yang lebih berperan adalah serangga karena serbuk sari jambu mete pekat dan berbau sangat harum.
  • Daerah yang paling sesuai untuk budidaya jambu mete ialah di daerah yang mempunyai jumlah curah hujan antara 1.000-2.000 mm/tahun dengan 4-6 bulan kering (<60 mm).
5.2. Media Tanam
  • Jenis tanah paling cocok untuk pertanaman jambu mete adalah tanah berpasir, tanah lempung berpasir, dan tanah ringan berpasir.
  • Jambu mete paling cocok ditanam pada tanah dengan pH antara 6,3 - 7,3, tetapi masih sesuai pada pH antara 5,5 - 6,3.
5.3. Ketinggian Tempat
Di Indonesia tanaman jambu mete dapat tumbuh di ketinggian tempat 1-1.200 m dpl. Batas optimum ketinggian tempat hanya sampai 700 m dpl, kecuali untuk tujuan rehabilitasi tanah kritis.

6. PEDOMAN BUDIDAYA JAMBU METE

6.1. Pembibitan Jambu Mete

Budidaya jambu mete dapat diperbanyak secara generatif melalui biji dan secara vegetatif dengan cara pencangkokan, okulasi, dan penyambungan. Biji yang akan ditanam harus berasal dari pohon induk pilihan. Cara penanganan biji mete untuk benih adalah :
  • Buah mete/calon bibit dipanen pada pertengahan musim panen.
  • Buah mete tersebut harus sudah matang dan tidak cacat.
  • Biji mete segera dikeluarkan dari buah semu lalu dicuci bersih, kemudian disortir.
  • Biji mete dijemur sampai kadar air 8-10%.
  • Bila dikemas dalam kantong plastik, aliran udara di ruang penyimpanan harus lancar dengan suhu antara 25-30 derajat C dan kelembaban: 70 -80%.
  • Lama penyimpanan bibit ± 6 bulan, paling lama 8 bulan.
  • Sebelum ditanam, benih (biji mete) harus disemai dahulu.
6.2. Pengolahan Media Tanam

1) Persiapan
Sebelum ditanami lahan harus dibersihkan dahulu, pH harus 4-6, tanah tanaman jambu mete sangat toleran terhadap lingkungan yang kering ataupun lembab, juga terhadap tanah yang kurang subur. Daerah dengan tanah liat pun jambu mete dapat tetap bisa hidup dan berproduksi dengan baik. saat tanam jambu mete adalah awal musim hujan, pengolahan tanah sudah dimulai di musim kemarau.

2) Pembukaan lahan
Lahan yang akan ditanami jambu mete harus terbuka atau terkena sinar matahari dan disiapkan sebaik-baiknya.Tanah dibajak/dicangkul sebelum musim hujan. Batang-batang pohon disingkirkan dan dibakar, untuk tanah yang pembuangan airnya kurang baik dibuatkan parit-parit drainase.

3) Pemupukan
Pemberian pupuk kandang dimulai sejak sebelum penanaman. Sebaiknya disaat tanaman masih kecil, pemupukan dengan pupuk kandang itu diulangi barang dua kali setahun. Caranya dengan menggali lubang sekitar batang, sedikit diluar lingkaran daun. pupuk atau kompos dimasukkan kedalam lubang galian itu. Pemupukan berikutnya dilakukan dengan menggali lubang, diluar lubang sebelumnya. Pemberian pupuk kandang dan kompos, kecuali dimaksudkan untuk memperbaiki keadaan fisik tanah.

6.3. Teknik Penanaman

1) Penentuan Pola dan Jarak Tanam
Pada budi daya monokultur jarak tanam dianjurkan 12 x 12 m. Maka dalam setiap satu ha lahan jumlah total tanaman yang dibutuhkan sebanyak 69 batang. Jarak tanam dapat dibuat dengan ukuran 6 X 6 m sehingga jumlah total tanaman yang dibutuhkan adalah 276 batang/ha. Kerapatan tanaman kemudian dijarangkan pada umur 6-10 tahun. Untuk efisiensi lahan, dapat diterapkan budidaya polikultur. Beberapa jenis tanaman bernilai ekonomis dapat dimanfaatkan sebagai tanaman sela. Sebagai contoh adalah tanaman palawija, rumput setaria, dan jambu mete. Bibit jambu mete yang berasal dari pencangkokan dapat ditanam dengan jarak 5 x 5 m, bila jarak tanam jambu mete 10 x 10 m. Kedua bentuk ini hanya dapat diterapkan di lahan datar. Di lahan miring harus disesuaikan dengan garis kontur.

2) Pembuatan Lubang Tanam
Cara membuat lubang tanam:
1. Tanah digali dengan ukuran : 30 x 30 x 30 cm. Bila jenis tanahnya sangat liat, ukuran lubang tanam dibuat: 50 x 50 x 50 cm. Bila di lubang tanam terdapat lapisan cadas, harus ditembus, agar akar dapat tumbuh sempurna dan terhindar dari genangan air.

2. Pada waktu penggalian lubang, lapisan tanah bagian atas dipisahkan ke arah Utara dan Selatan serta lapisan bawah ke arah Timur dan Barat.

3. Lubang tanam dibiarkan terbuka ± 4 minggu. Pada waktu penutupan lubang, tanah lapisan bawah dikembalikan ke tempat semula, disusul lapisan atas yang telah bercampur dengan pupuk kandang ± 1 pikul.

4. Di lubang tanam yang telah ditimbun dibuat ajir agar lubang tanam mudah ditemukan kembali.

3) Cara Penanaman
Penanaman dapat dilakukan 4–6 minggu setelah lubang tanam disiapkan. Untuk mengurangi keasaman tanah, pembuatan lubang tanam sebaiknya dilakukan pada musim kemarau.Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:
  • Bibit yang akan ditanam dilepas dari polybag. Tanah yang melekat pada akar dijaga jangan sampai berantakan agar perakaran bibit tidak rusak.
  • Penanaman dilakukan sampai sebatas leher akar atau sama dalamnya seperti sewaktu masih dalam persemaian. Bila menggunakan bibit dari okulasi dan sambung, diusahakan akar tunggangnya tetap lurus. Letak akar cabang diusahakan tersebar kesegala arah. Ujung-ujungnya yang patah/rusak sebaiknya dipotong.
  • Tanah disekitar batang dipadatkan dan diratakan agar tidak dapat terdapat rongga-rongga udara diantara akar dan tidak terjadi genangan air. Tanaman perlu diberi penyangga dari bambu agar dapat tumbuh tegak.
6.4. Pemeliharaan Tanaman Jambu Mete

1) Penyiraman
Bibit yang baru ditanam memerlukan banyak air. Oleh karena itu tanaman perlu disiram pada pagi dan sore hari. Penyiraman dilakukan secukupnya dan air siraman jangan sampai menggenangi tanaman.

2) Penyulaman
Penyulaman dilakukan setalah tanaman berumur 2-3 tahun. Apabila tanaman berumur =3 tahun maka pertumbuhan tanaman sulaman umumnya kurang baik atau akan terhambat.

3) Penyiangan dan Penggemburan
Bibit jambu mete mulai berdaun dan bertunas setelah 2-3 bulan ditanam. Pembasmian gulma sebaiknya dilakukan sekali dalam 45 hari. Tanah yang disiram setiap hari tentu semakin padat dan udara di dalamnya semakin sedikit. Akibatnya, akar tanaman tidak leluasa menyerap unsur hara. Untuk itu tanah di sekitar tanaman perlu digemburkan.

4) Pemupukan
Tanaman jambu mete dipupuk dengan pupuk kandang, kompos, atau pupuk buatan. Pemberian pupuk kandang/ kompos dilakukan dengan cara menggali parit melingkar, di luar tajuk sebanyak ± 2 blek minyak tanah (.... 20 kg). Pupuk dituangkan ke dalam parit dan ditutup dengan tanah. Pemupukan berikutnya dilakukan dengan pupuk buatan.

5) Pemangkasan Cara pemangkasan tanaman jambu mete dilakukan sebagai berikut:
  • Tunas-tunas samping pada bibit terus-menerus dipangkas sampai tinggi cabang mencapai 1 - 1,5 m dari tanah.
  • Pilih 3 - 5 cabang sehat dan baik posisinya terhadap batang pokok .
  • Pemangkasan ini dilakukan sebelum tanaman berbunga. Pemangkasan untuk pemeliharaan dilakukan setelah tanaman berbuah.
6) Penjarangan
Penjarangan dilakukan bertahap pada saat tajuk tanaman saling menutupi. Apabila jarak tanaman 6 x 6 m dan ditanam secara monokultur maka tajuk tanaman diperkirakan sudah bersentuhan pada tahun 6 - 10 tahun. Pada saat itu penjarangan mulai dilakukan.

7. HAMA DAN PENYAKIT JAMBU METE

7.1. Hama Jambu Mete
Hama yang sering menyerang tanaman jambu mete adalah hama pengisap daun, nyamuk daun, penggerek daun, penggulung daun, ulat kipat, ulat hijau, dan ulat perusak bunga. Insektisida yang dianjurkan antara lain: Tamaron, Folidol, Lamnate, Basudin dan Dimecron dengan dosis 2cc atau 2 gram/liter air.

1. Ulat kipat (Cricula trisfenestrata Helf)
  • Pada tanaman terlihat kepompong bergelantungan. Ulat berwarna hitam bercak-bercak putih, kepala dan ekor warna merah nyala, seluruh tubuhnya ditumbuhi.rambut putih. Telurnya berwarna putih, oval. Fase pupa berlangsung 4 minggu, fase kepompong 3-5 minggu.
  • Gejala: daun-daun tidak utuh dan terdapat bekas gigitan; pada serangan yang hebat, daun dapat habis sama sekali, tetapi tanaman tidak mati; tanaman tidak akan menghasilkan buah, dan baru pulih setelah 18 bulan.
  • Pengendalian: dengan menyemprotkan insektisida Symbush 50 EC atau Pumicidin dengan dosis 1,0 - 1,5 ml/liter air
2. Helopeltis sp.
  • Tubuh imago berwarna hitam, kecuali abdomen bagian belakang sebelah bawah berwarna putih.
  • Gejala: pada tunas-tunas daun muda, tangkai daun terdapat bercak-bercak hitam tidak merata; daun dan ranting segera mengering dan diikuti dengan gugurnya daun.
  • Pengendalian: melalui teknik bercocok tanam, misalnya dengan mengurangi tanaman inang atau tanaman peneduh; dengan insektisida Agroline dengan dosis 0,2 % atau Thiodan dengan dosis 0,02 %.
3. Ulat penggerek batang (Plocaederus feeeugineus L)
  • Gejala: mula-mula daun berubah warna menjadi kuning; lama-kelamaan daun akan gugur/rontok dan tanaman dapat mati.
  • Pengendalian: dengan menangkap ulat penggerek tersebut; dengan mengolesi sekitar permukaan batang/akar dengan larutan BMC 1-2% (20 gram/liter air).
4. Hama penggerek buah dan biji (Nephoteryx sp.)
  • Gejala: buah muda yang diserang hama ini akan berjatuhan dan kering, sedang buah tua isinya belum penuh.
  • Pengendalian: belum didapatkan cara yang tepat, sebab larva instar yang jatuh terakhir dan menjadi pupa di tanah, maka hama dapat diberantas secara mekanis atau kimiawi, yaitu dengan menggunakan Karbaril 0,15%.

7.2. Penyakit Jambu Mete
Penyakit yang sering menyerang adalah penyakit busuk batang dan akar, penyakit bunga dan putik, dan Antracnossis. Penyakit ini dapat dibasmi dengan Fungisida Zinc Carmamate, Captacol dan Theophanatea.
Penyakit layu
  • Penyakit ini muncul bila tempat pembibitan terlalu lembab dan jenuh air.
  • Penyebab: jamur Phytophthora palmivora, Fusarium sp. dan Phytium sp.
  • Gejala: bila tanaman tiba-tiba menjadi layu.
  • Pengendalian: dengan memperbaiki lingkungan pembibitan, seperti memperdalam parit pembuangan air dan mengurangi naungan yang terlalu rapat; dengan penyemprotan Dithane M 45 secara teratur dan terencana.
Daun layu dan kering
  • Penyebab: bakteri Phytophthora solanacearum.
  • Gejala: secara mencolok daun-daun berubah warna dari hijau menjadi kuning lalu gugur; beberapa cabang meranggas dan tanaman akhirnya mati; jaringan kayu pada batang yang terserang di bawah kulit berwarna hitam atau biru tua dan berbau busuk.
  • Pengendalian: tanaman yang terserang penyakit ini harus dibongkar sampai ke akar-akarnya supaya penyakit tidak menular ke tanaman lain; pencegahan harus secara terpadu; bibit dan alat-alat pertanian harus bebas dari kontaminasi bakteri dan karantina tanaman dilakukan secara konsekuen.
Bunga dan buah busuk
  • Penyebab: Colletrichum sp., Botryodiplodia sp., Pestalotiopsis sp. --> Gejala: kulit buah hitam dan busuk.
  • Penyebab: Pestalotiopsis sp, Colletrichum sp, Pestalotiopsis sp., Botryodiplodia sp., Fusarium sp. --> Gejala: permukaan kulit buah & kulit biji, kering kecoklatan & pecah-pecah, bunga & tangkainya busuk.
  • Penyebab : Botryodiplodia sp. , Fusarium sp., Pestalotiopsis sp. -- > Gejala: kulit biji busuk dan hitam.
  • Pengendalian: perlu dilakukan secara terpadu; untuk memberantas jamur parasit ini beberapa fungisida yang efektif adalah Dithane M-45, Delsene MX 200, Difolan 4F, Cobox, dan Cuproxy Chloride.

8. PANEN JAMBU METE

8.1. Ciri dan Umur Panen Jambu Mete
Ciri-ciri buah jambu mete yang sudah tua adalah sebagai berikut:
  • Warna kulit buah semu menjadi kuning, oranye, atau merah tergantung pada jenisnya.
  • Ukuran buah semu lebih besar dari buah sejati.
  • Tekstur daging semu lunak, rasanya asam agak manis, berair, dan aroma buahnya mirip aroma stroberi.
  • Warna kulit bijinya menjadi putih keabu-abuan dan mengilat. Ketepatan masa panen dan penanganan buah mete selama masa pemanenan merupakan faktor penting. Tanaman jambu mete dapat dipanen untuk pertama kali pada umur 3-4 tahun. Buah mete biasanya telah dapat dipetik pada umur 60-70 hari sejak munculnya bunga. Masa panen berlangsung selama 4 bulan, yaitu pada bulan November sampai bulan Februari tahun berikutnya. Agar mutu gelondong/kacang mete baik, buah yang dipetik harus telah tua.
8.2. Cara Panen
Sampai saat ini ada dua cara panen yang lazim dilakukan di berbagai sentra jambu mete di dunia, yaitu cara lelesan dan cara selektif.

a) Cara lelesan
Dilakukan dengan membiarkan buah jambu mete yang telah tua tetap di pohon dan jatuh sendiri atau para petani menggoyang-goyangkan pohon agar buah yang tua berjatuhan.

b) Cara selektif
Dilakukan secara selektif (buah langsung dipilih dan dipetik dari pohon). Apabila buah tidak memungkinkan dipetik secara langsung, pemanenan dapat dibantu dengan galah dan tangga berkaki tiga.

8.3. Prakiraan Produksi

Banyaknya hasil panen tergantung dari umur tanam. Jambu mete yang berumur 3-4 tahun dapat menghasilkan gelondong kering 2-3 kg/pohon. Hasil ini meningkat menjadi 15-20 kg/pohon pada umur 20-30 tahun. Tanaman jambu mete sebenarnya masih dapat berproduksi sampai umur 50 tahun, tetapi masa paling produktifnya adalah pada umur 25-30 tahun.

9. PASCAPANEN JAMBU METE

9.1. Pengumpulan
Mutu kacang mete di pasaran cukup bervariasi. Variasi mutu kacang mete tersebut antara lain dipengaruhi oleh varietas tanaman jambu mete yang berbeda dan perlakuan serta pengawasan selama proses pengolahan berlangsung. Banyaknya varietas tanaman jambu mete yang ditanam oleh para petani indonesia menyebabkan mutu mete yang dihasilkan sangat beragam baik mengenai ukuran gelondong, warna, rasa, maupun rendamen kacang metenya.

9.2. Pengolahan Gelondong Mete
Pengolahan gelondong mete dapat dilakukan melalui tahapan berikut ini:
  • Pemisahan gelondong dengan buah semu
  • Pencucian
  • Sortasi dan pengelasan mutu
  • Pengeringan
  • Penyimpanan
9.3. Pengolahan Kacang Mete
Urutan pengolahan kacang mete adalah: 
  • Pelembaban gelondong mete
  • Penyangraian gelondong mete
  • Pengupasan kulit gelondong mete
  • Pelepasan kulit ari
  • Sortasi dan pengelasan mutu
  • Pengemasan.
Demikian artikel tentang Budidaya Jambu Mete, semoga bermanfaat.